Macau: Pelengkap Sempurna Saat Pergi ke Hong Kong Yang Wajib Masuk List

Penulis: Jennifer Julviany


Kalau kamu baru saja menjelajahi Hong Kong—dengan segala hiruk pikuk kota, gedung tinggi, dan street food yang nggak ada habisnya—ada satu destinasi yang hampir selalu jadi “lanjutan perjalanan” favorit: Macau. Letaknya dekat banget, bahkan bisa ditempuh hanya sekitar satu jam menggunakan ferry. Jadi, rasanya sayang kalau sudah sampai Hong Kong tapi tidak sekalian mampir ke Macau.


Menariknya, meskipun jaraknya dekat, suasana Macau terasa sangat berbeda. Kalau Hong Kong identik dengan kota modern yang cepat dan padat, Macau justru menawarkan suasana yang lebih santai dengan sentuhan Eropa yang kuat. Di sinilah kamu bisa merasakan perpaduan budaya Portugis dan Tiongkok yang unik—mulai dari bangunan, jalanan, sampai makanannya.


Macau bukan kota yang luas, tapi justru itu kelebihannya. Kamu bisa menjelajah cukup banyak tempat tanpa harus terburu-buru. Cocok banget untuk short trip 1–2 hari setelah dari Hong Kong. Dan yang paling penting, pengalaman yang ditawarkan benar-benar berbeda, jadi perjalanan kamu terasa lebih lengkap. 


Senado Square: Titik Awal yang Paling “Macau”

Salah satu tempat pertama yang hampir pasti dikunjungi wisatawan adalah Senado Square. Begitu sampai di sini, kamu langsung bisa merasakan suasana yang berbeda dari Hong Kong.



Lantai mosaik bergelombang hitam putih jadi ciri khas utama tempat ini. Dikelilingi bangunan bergaya kolonial dengan warna pastel, suasananya terasa seperti sedang berada di Eropa, bukan di Asia.


Area ini selalu ramai, tapi tetap nyaman untuk jalan santai. Banyak toko, kafe, dan tempat makan di sekitarnya. Kamu bisa mulai eksplorasi dari sini, karena banyak destinasi lain yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki.


Ruins of St. Paul’s: Ikon yang Tidak Pernah Sepi

Tidak jauh dari Senado Square, kamu akan menemukan salah satu landmark paling terkenal di Macau: Ruins of St. Paul’s.



Bangunan ini dulunya adalah gereja besar, tapi sekarang yang tersisa hanya fasad depannya. Justru karena itu, tempat ini jadi sangat ikonik dan selalu ramai wisatawan.


Tangga panjang menuju bangunan ini sering jadi spot foto favorit. Tapi kalau ingin suasana yang sedikit lebih sepi, datanglah lebih pagi.


Di sepanjang jalan menuju ke sini, kamu juga akan menemukan banyak toko oleh-oleh dan jajanan khas.


Kuliner Macau: Perpaduan Rasa yang Unik

Salah satu hal yang membuat Macau spesial adalah makanannya. Di sini kamu bisa menemukan kombinasi rasa dari dua budaya yang berbeda.



Egg tart adalah salah satu yang paling terkenal. Berbeda dengan versi lain, egg tart di Macau punya tekstur yang lebih crispy di luar dan creamy di dalam.


Selain itu, ada juga pork chop bun yang jadi favorit banyak orang.



Roti hangat dengan daging babi yang juicy di dalamnya terasa sederhana, tapi rasanya benar-benar memorable.


Jangan lupa juga mencoba almond cookies dan berbagai snack khas lainnya yang banyak dijual di sekitar area wisata.



Menariknya, kamu bisa mencicipi banyak makanan hanya dengan berjalan kaki dari satu toko ke toko lain.


The Venetian Macau: Miniatur Eropa yang Mewah

Kalau kamu ingin pengalaman yang benar-benar berbeda, The Venetian Macau adalah tempat yang wajib dikunjungi.



Begitu masuk, kamu akan merasa seperti berada di Italia. Ada kanal buatan lengkap dengan gondola, bangunan bergaya klasik, dan langit-langit yang dibuat seperti langit asli. Tempat ini bukan hanya hotel dan kasino, tapi juga pusat perbelanjaan dan hiburan. 


Banyak spot yang bisa dijadikan tempat foto karena desainnya yang unik.


Berjalan di dalam The Venetian bisa jadi pengalaman tersendiri, bahkan tanpa harus belanja.


Parisian Macau: Nuansa Paris di Tengah Asia

Tidak jauh dari The Venetian, ada juga Parisian Macau yang tidak kalah menarik.



Ikon utamanya adalah replika Menara Eiffel yang berdiri megah. Tempat ini sering jadi spot foto favorit, terutama saat malam hari ketika lampunya menyala.


Area sekitarnya juga dipenuhi dengan bangunan bergaya Eropa yang membuat suasana semakin terasa seperti di luar negeri.


Taipa Village: Sudut Tenang yang Penuh Karakter

Kalau ingin suasana yang lebih santai, kamu bisa pergi ke Taipa Village.



Berbeda dengan area kasino yang mewah, Taipa Village menawarkan suasana yang lebih sederhana dan hangat. Jalanannya kecil, bangunannya berwarna-warni, dan banyak kafe lucu yang bisa kamu kunjungi.


Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati Macau dengan tempo yang lebih pelan. Selain itu, banyak juga restoran lokal yang menyajikan makanan autentik di sini.


City of Dreams: Sisi Modern yang Futuristik

Macau juga punya sisi modern yang tidak kalah menarik, salah satunya di area City of Dreams.


Di sini kamu bisa melihat gedung-gedung futuristik, hotel mewah, dan berbagai hiburan kelas dunia dengan suasananya sangat berbeda dengan area bersejarah, tapi justru itu yang membuat Macau terasa lengkap.


Transportasi: Mudah dan Tidak Ribet

Salah satu hal yang membuat Macau nyaman untuk dijelajahi adalah transportasinya.


Banyak hotel menyediakan shuttle bus gratis yang bisa kamu gunakan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Selain itu, jarak antar tempat wisata juga relatif dekat. 


Jadi kamu bisa lebih banyak berjalan kaki sambil menikmati suasana kota.


Tips Traveling ke Macau

Agar perjalanan kamu lebih maksimal, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu terapkan.


Gunakan sepatu yang nyaman karena kamu akan banyak berjalan. Datang lebih pagi ke tempat populer agar tidak terlalu ramai.


Siapkan uang tunai untuk jajan di street food, dan jangan ragu untuk mencoba makanan baru.


Yang paling penting, jangan terlalu terburu-buru. Macau lebih cocok dinikmati dengan santai.


Kenapa Macau Wajib Masuk Itinerary?

Macau bukan hanya “tambahan” dari Hong Kong, tapi destinasi yang punya daya tarik sendiri.


Di sini kamu bisa merasakan suasana yang benar-benar berbeda dalam waktu singkat. Dari jalanan bergaya Eropa, makanan unik, sampai bangunan modern yang mewah. Semua terasa kontras, tapi tetap menyatu dengan baik.


Kalau Hong Kong memberikan pengalaman kota modern yang cepat dan dinamis, Macau adalah penyeimbangnya—lebih santai, lebih klasik, tapi tetap menarik.


Menggabungkan dua destinasi ini dalam satu perjalanan adalah pilihan yang sangat tepat.


Kamu tidak hanya melihat satu sisi, tapi dua karakter kota yang berbeda dalam satu trip.


Jadi, kalau kamu sudah punya rencana ke Hong Kong, kenapa tidak sekalian menambahkan Macau ke dalam itinerary kamu?


Atau mungkin kamu sudah pernah ke Hong Kong, tapi belum sempat ke Macau—ini bisa jadi alasan untuk kembali dan melengkapi perjalananmu.


Karena pada akhirnya, traveling bukan hanya tentang pergi jauh, tapi tentang merasakan lebih banyak hal dalam satu perjalanan. Apalagi kombinasi Hong Kong + Macau yang bisa dibilang kombinasi yang sulit untuk ditolak.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menepi Sejenak ke Bogor: Pelarian dari Hiruk Pikuk Kota

Kamakura Diaries: Pengalaman Menikmati Jepang yang Lebih Slow dan Authentic

Trip Seru ke Yogyakarta: Dari Sunrise Merapi sampai Sunset Parangtritis