Bukan Boracay! 10 Tempat Menarik di Filipina yang Jarang Masuk Itinerary First Timer

Penulis : Jennifer Julviany


Kalau berbicara tentang Filipina, kebanyakan orang langsung teringat pada Boracay dengan pasir putihnya, El Nido dan Coron yang terkenal dengan laguna birunya, atau Manila sebagai gerbang utama menuju negara kepulauan ini. Tidak heran, karena tempat-tempat tersebut memang indah dan sudah lama menjadi favorit wisatawan dari berbagai negara.


(Sumber : https://share.google/p3Z5E3DMYIwmoLk8Q )


Namun, Filipina sebenarnya jauh lebih luas daripada yang sering kita lihat di media sosial. Negara yang memiliki lebih dari tujuh ribu pulau ini menyimpan banyak destinasi menarik yang belum terlalu ramai dikunjungi, terutama oleh wisatawan yang baru pertama kali datang.


Justru di tempat-tempat seperti inilah kita bisa menemukan pengalaman yang berbeda. Suasananya lebih santai, interaksi dengan masyarakat lokal terasa lebih dekat, dan keindahan alamnya sering kali masih sangat alami.


Kalau kamu sudah pernah membaca tentang El Nido, Coron, atau Boracay, mungkin sekarang saatnya melihat sisi lain dari Filipina. Siapa tahu, justru tempat-tempat inilah yang membuatmu semakin jatuh cinta pada negara ini.


Siquijor: Pulau Misterius yang Ternyata Sangat Menawan

(Sumber : https://share.google/ZENbPrz7IAbVCYSs1 )


Nama Siquijor sering dikaitkan dengan cerita-cerita mistis. Banyak penduduk Filipina yang tumbuh dengan kisah tentang pulau ini sebagai tempat para penyembuh tradisional dan praktik spiritual.


Namun jangan buru-buru takut. Di balik reputasinya yang misterius, Siquijor adalah salah satu pulau tercantik di Filipina. Pantainya tenang, air lautnya jernih, dan suasananya jauh dari hiruk pikuk wisata massal.


Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Cambugahay Falls, air terjun bertingkat dengan air berwarna biru kehijauan. Banyak pengunjung mencoba berayun menggunakan tali sebelum terjun ke kolam alami di bawahnya.


Ada juga Salagdoong Beach, yang terkenal dengan tebing tempat pengunjung bisa melompat langsung ke laut.


Siquijor mungkin bukan pilihan pertama banyak wisatawan. Namun justru karena itulah pesonanya terasa lebih istimewa.


Sagada: Ketika Filipina Menawarkan Pegunungan dan Tradisi Unik


(Sumber : https://share.google/lLHwWMj7lEvTLuERB )


Kalau selama ini kamu mengira Filipina hanya tentang pantai, Sagada akan membuktikan sebaliknya.


Terletak di wilayah pegunungan Luzon Utara, Sagada menawarkan udara yang sejuk dan suasana yang jauh lebih tenang dibanding kota-kota besar. Tempat ini terkenal karena Hanging Coffins, yaitu tradisi pemakaman unik di mana peti mati digantung di tebing batu.


Selain sisi budayanya yang menarik, Sagada juga menjadi surga bagi pecinta alam. Banyak wisatawan datang untuk menyaksikan matahari terbit dari -atau menjelajahi gua-gua di kawasan tersebut.


Perjalanan menuju Sagada memang cukup panjang. Namun banyak orang mengatakan bahwa pengalaman yang didapat benar-benar sepadan.


Batanes: Filipina dengan Nuansa yang Berbeda


(Sumber : https://share.google/ZuH8IjMenyWmq7xk2 )


Batanes adalah provinsi paling utara di Filipina.


Kalau melihat foto-fotonya, mungkin kamu akan kesulitan percaya bahwa tempat ini berada di Asia Tenggara. Perbukitan hijau yang luas berpadu dengan lautan biru menciptakan pemandangan yang mengingatkan pada pedesaan di Eropa atau Selandia Baru.


Batanes juga dikenal dengan rumah-rumah tradisional suku Ivatan yang dirancang untuk bertahan menghadapi angin topan.


Karena akses menuju Batanes tidak semudah destinasi lain, jumlah wisatawannya pun lebih sedikit. Namun justru itulah yang membuat tempat ini terasa begitu istimewa.


Camiguin: Pulau Kecil yang Penuh Kejutan


(Sumber : https://share.google/oS1dE224NQ93WEtrc )


Camiguin sering dijuluki sebagai Island Born of Fire karena memiliki beberapa gunung berapi dalam wilayahnya.


Meskipun ukurannya relatif kecil, pulau ini menawarkan banyak pengalaman berbeda. Kamu bisa mengunjungi White Island, hamparan pasir putih yang muncul di tengah laut dengan latar belakang pegunungan.


Ada juga pemandian air panas alami, air terjun yang indah, hingga situs sejarah seperti Sunken Cemetery, yaitu pemakaman yang tenggelam akibat letusan gunung berapi pada abad ke-19. Camiguin adalah bukti bahwa destinasi kecil pun bisa memberikan pengalaman yang besar.


Vigan: Menyusuri Jejak Masa Kolonial


(Sumber : https://share.google/T30LoKd2VVdnxCuaq )


Vigan merupakan salah satu kota bersejarah paling terkenal di Filipina. Berjalan di sepanjang Calle Crisologo terasa seperti kembali ke masa kolonial Spanyol. Bangunan-bangunan tua masih berdiri dengan baik, jalanannya menggunakan batu, dan delman masih menjadi salah satu moda transportasi wisata.


Berbeda dengan Manila yang sibuk, Vigan menawarkan suasana yang lebih tenang. Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin melihat sisi sejarah Filipina sambil menikmati suasana kota yang unik.


Apo Island: Bertemu Penyu di Habitat Aslinya


(Sumber : https://share.google/KcOIRvClyh6FWU7I5 )


Tidak semua pengalaman berkesan harus dilakukan di tempat yang ramai. Apo Island adalah contoh sempurna.


Pulau kecil ini terkenal sebagai kawasan konservasi laut yang berhasil menjaga ekosistem bawah lautnya. Banyak wisatawan datang untuk snorkeling atau menyelam bersama penyu laut yang berenang bebas di habitat aslinya. Melihat penyu dari jarak dekat adalah pengalaman yang sulit dilupakan. Dan yang paling penting, semuanya dilakukan dengan tetap menghormati kehidupan laut.


Malapascua Island: Surga bagi Para Penyelam


(Sumber : https://share.google/1aeMkqjlqLvmyK5r7 )


Malapascua mungkin belum sepopuler Boracay. Namun di kalangan penyelam, pulau ini sangat terkenal.


Tempat ini menjadi salah satu lokasi terbaik di dunia untuk melihat thresher shark, hiu dengan ekor panjang yang sangat khas. Bahkan bagi yang tidak menyelam, Malapascua tetap menawarkan pantai indah dengan suasana yang jauh lebih santai.


Kadang, justru tempat-tempat seperti inilah yang membuat kita benar-benar bisa menikmati liburan.


Banaue Rice Terraces: Keajaiban yang Dibentuk oleh Manusia


(Sumber : https://share.google/N1URIi8A5uRMIhGAS )


Banaue Rice Terraces sering disebut sebagai Keajaiban Dunia Kedelapan. Terasering ini dibangun oleh masyarakat Ifugao lebih dari dua ribu tahun lalu menggunakan teknik tradisional.


Melihat hamparan sawah bertingkat yang membentang luas membuat kita kagum pada kemampuan manusia untuk hidup selaras dengan alam.


Tempat ini bukan hanya indah secara visual. Tetapi juga menyimpan nilai budaya yang sangat tinggi.


Port Barton: Alternatif yang Lebih Tenang dari El Nido


(Sumber : https://share.google/PEgYADjpS1LfScVUZ )


El Nido memang luar biasa. Namun tidak semua orang menyukai destinasi yang ramai. Bagi mereka yang menginginkan suasana lebih santai, Port Barton bisa menjadi pilihan. Pantainya tetap cantik, lautnya tetap jernih, dan aktivitas island hopping tetap tersedia. Bedanya, suasananya terasa lebih tenang. Di sini, tidak ada kebutuhan untuk terburu-buru yang ada hanyalah kesempatan untuk benar-benar menikmati waktu.


Dinagat Islands: Hidden Gem yang Masih Sangat Alami


(Sumber : https://share.google/cXrS5BW8HGN1XrZTx )


Dinagat Islands mungkin menjadi salah satu destinasi paling underrated di Filipina. Pulau-pulau kecil dengan air laut sebening kristal berpadu dengan formasi batuan yang dramatis. Keindahannya sering dibandingkan dengan Palawan, tetapi dengan jumlah wisatawan yang jauh lebih sedikit.


Karena belum terlalu berkembang sebagai destinasi wisata utama, Dinagat menawarkan pengalaman yang terasa lebih autentik. Tempat seperti ini mengingatkan kita bahwa masih banyak keindahan di dunia yang belum ditemukan oleh banyak orang.


Penutup: Berani Keluar dari Itinerary yang Biasa?


Sering kali, saat merencanakan perjalanan, kita hanya fokus pada tempat-tempat yang paling populer. Padahal, keluar sedikit dari jalur utama bisa membuka banyak pengalaman baru. Mungkin kamu akan menemukan pantai yang lebih sepi. Mungkin bertemu masyarakat lokal yang ramah. Atau mungkin justru menemukan tempat yang akhirnya menjadi favoritmu sepanjang perjalanan. Tidak ada yang salah dengan mengunjungi destinasi terkenal. Tetapi sesekali, memberi kesempatan pada tempat-tempat yang kurang dikenal juga bisa menjadi keputusan terbaik.


Filipina memang memiliki banyak destinasi ikonik yang pantas dikunjungi. Namun Siquijor, Sagada, Batanes, hingga Dinagat Islands membuktikan bahwa negara ini masih menyimpan begitu banyak kejutan.


Tempat-tempat tersebut mungkin belum terlalu sering muncul di media sosial. Namun justru karena itulah pengalaman yang ditawarkan terasa lebih personal, lebih tenang, lebih dekat dengan budaya lokal dan sering kali, lebih membekas dalam ingatan.


Karena pada akhirnya, perjalanan bukan hanya tentang mengunjungi tempat yang terkenal. Tetapi juga tentang menemukan cerita baru di tempat-tempat yang belum banyak diketahui orang lain.


Kalau kamu berkesempatan kembali ke Filipina, tempat mana yang paling ingin kamu kunjungi dari daftar ini? Apakah kamu lebih tertarik dengan suasana misterius Siquijor, perbukitan Batanes, atau mungkin berenang bersama penyu di Apo Island? Yuk, bagikan pilihanmu di kolom komentar! Siapa tahu, rekomendasimu bisa menjadi inspirasi bagi traveler lainnya. 🇵🇭

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamakura Diaries: Pengalaman Menikmati Jepang yang Lebih Slow dan Authentic

Trip Seru ke Yogyakarta: Dari Sunrise Merapi sampai Sunset Parangtritis

Jepang untuk First Timer: Tokyo, Kyoto, dan Osaka yang Wajib Dikunjungi